Sunday, September 6, 2015

Cantik dengan Tarian Nusantara

Assalamu'alaikum guys..
Well, ini sih udah seperti keluarga sendiri, memberikan support terhadap rekan-rekan nari, ya walau status masih newbie (ahai..) tapi seneng banget lho bisa nemenin kalian seperti ini (senggol mba Sekar). Ah jadi gini guys, kemarin tanggal 4 September 2015 Sanggar Kinanti Sekar ada pentas di panggung FKY 27 di Plasa Ngasem Jogja. Tarian yang bertajuk Gelegar Nusantara ini membawakan berbagai tarian daerah seperti Sunda, Minang, Kalimantan, Bali dan juga diakhiri dengan lagu Bendera. Bangga lho bisa membawakan tarian dari berbagai daerah. Cintailah Indonesia, jadi gak usah terlalu bangga deh kalau kamu jalan-jalan ke luar negeri tapi dalam negeri aja diduain (dikira pacar kali) just kidding yes

Malam dimana hari terakhir dari event FKY 27 di Plasa Ngasem ini sungguh ramai dipadati oleh pengunjung dan sebelum acara panggung dimulai pelataran udah full, dipadati banyak orang yang antusias yang ingin menyaksikan persembahan yang bakal dihadirkan. Ini sih menerjang kerumunan demi mengabadikan si mba-mba penari cantik dan ada aja dah halangannya mulai dari anak kecil yang berkumpul persis dipinggiran panggung sampai yang nyenggol aku dan berhasil membuat jepretan meleset (ampuuun..). Maaf yah guys gak banyak yang keambil bagus fotonya, pribadi gak puas dengan hasil yang diambil (mojok sedakep sik).

Eh eh..yaudah ini gak bisa panjang lebar nulisnya ya karena memang ini dibuat khusus untuk Sanggar kesayangan (peluk) dan kalian luar biasa...Ini mba-mba cantik yang udah lenggak-lenggok dengan luwesnya. Cekidut...








Kalian ingin seperti mereka? Yuk bisa lho belajar menari di Sanggar Kinanti Sekar ^_^ dan makasih sudah main di blog ini. Sampai jumpa lagi dan Salam Budaya.
Wassalam...



Saturday, September 5, 2015

Basiyo mBarang Kahanan

Assalamu'alaikum guys.

Dinas Kebudayaan DIY bekerjasama dengan Citra Sanggit Production telah sukses memutar sebuah film pendek "Basiyo mBarang Kahanan" pada Rabu (02/09/2015). Film yang diputar mulai pukul 19.00 wib di Societed Taman Budaya Yogyakarta ini disutradarai oleh Triyanto "Genthong" Hapsoro dengan mengangkat cerita dari kisah nyata. Malam itu aku bersama partner hidupku (cieeh..) datang untuk melihat pemutaran film pendek tersebut, penasaran seperti apa sih ceritanya, maka dari itu aku sempatkan untuk menonton, free lagi. Film yang berdurasi sekitar 30 menit itu telah berhasil membuat para penonton takjub.

Sebenarnya ini aku bingung mau nulisnya itu darimana yah, berasa ini tema berat banget untuk ditulis. Untungnya dibantu dengan beberapa lembaran yang saat mengisi buku tamu dibagikan semacam sejarah bagaimana Basiyo memulai karirnya. Oke, Basiyo merupakan manusia biasa yang dapat melampaui dirinya sendiri sehingga menjadi seorang sang Maestro di dunia lawak. Sesosok orang yang mengalami pencapaian mumpuni baik secara teknis, estesis maupun eksistensial. Kreativitas humor Basiyo berbasi kultur Jawa-Mataraman adalah kreativitas yang lahir dari kepekaan sosial, kemampuan observasi (pengamat lingkungan), cara pandang subversif (tidak umum) atas realitas sosial. 

Film yang disutradarai oleh Triyanto "Genthong" Hapsoro ini menghadirkan realitas bentukan atau realitas yang dicitrakan dan diupayakan untuk mendekati kenyataan yang sesungguhnya. Dalam sudut pandang kemanusiaan, Basiyo bergerak dalam dua dunia yakni dunia kampung dan dunia kerja. Dunia kampung menghadirkan Basiyo sebagai orang biasa yang menjalani pesrawungan umum dengan sederhana dan wajar, meskipun kadang punya ide yang nyeleneh seperti menyuruh orang membongkar kandang ayam miliknya dan kemudian disuruh pasang kembali, saat ditanya kenapa dipasang kembali Basiyopun mengatakan "Daripada kamu melamun tidak ada kerjaan. Lakukan saja ini upahmu." Ya demikianlah yang ada dalam film yang aku tonton. 

Aku pribadi tidak tahu tentang Basiyo ini, namun entah apa yang menjadi diri ini tertarik untuk menontonya, sayang sekali aku tak bisa mengikuti sesi diskusi film. Kalian yang penasaran dengan film dokumenter ini bisa akses di JOGJAFILM.COM atau bisa datang langsung ke Dinas Kebudayaan DIY untuk meminta film tersebut. Cukup itu saja yang bisa saya sajikan cerita dalam tulisan sederhana ini. Terima kasih yang sudah mampir baca dan Salam Budaya. Wassalam..

Friday, September 4, 2015

Sanggar Kinanti in Opening Jogja Japan Week


Assalamu'alaikum guys. Sudah tanggal 3 September 2015 itu artinya Opening Jogja Japan Week 2015 tadi pagi resmi dibuka. Yang sudah nungguin event ini monggo silahkan datang bisa melihat pameran dan ada kuliner juga lho. Nah ini aku mau share tentang sanggar seru milik mba Sekar Kinanti, masih ingat dengan postinganku bulan kemarin? Kalau lupa ini boleh dibaca lagi , yak nama sanggarnya itu Sanggar Kinanti guys.

Kali ini aku datang special untuk support mba Sekar, Devi dan Fetri  untuk perform di pembukaan Jogja Japan Week. Langsung deh pagi datang dan cus menuju ruang make up, eh eh tapi sepanjang jalan menuju ruang make up mba Sekar ada berjejer cowok Jepang dan (aiih mati mak) tinggi dan cakep pula *mendadak lupa ingatan kalo tujuan utama ke ruang mba Sekar* dan tersadarkan oleh ingatan peri baik dan lanjut deh jalan lagi. Sampai di ruang make up ya pastinya pada dempul-dempul wajah dan pakai kostum donk, ngeliatin mereka yang lagi pada pakai konde dan lain-lain. Dan ada juga sang ayah dari mba Sekar ya siapa lagi kalo bukan Pak Jemek, hihi salaman dulu Pak e.

Penampilan diawal-awal dari orang Jepangnya, aku gak begitu tau hanya cukup tau mereka oang Jepang yang cosplay budaya mereka. Seru juga sih, di hari pertama melihat langsung dari jarak dekat. Setelah selesai make up, latihan koreo biar gak lupa, foto-foto narsis, ngemil, akhirnya penampilan dari Sanggar Kinanti tiba waktunya. Tarrrraaaa.... Ini dia persembahan dari Sanggar Kinanti, repertoar dari tari lhaungsri, tarian yang menampilkan sosok wanita yang membawa padi bisa diartikan juga dewi padi. Berikut foto yang berhasil diabadikan.






Selain itu aku sempatkan untuk turun kebawah melihat pameran yang menjadi salah satu rangkaian event Jogja Japan Week, ada juga kuliner. Mungkin karena masih termasuk pagi pengunjung belum terlalu padat di lokasi event. Ini dia oleh-oleh dari jalan-jalan di hari pertama JJW.


Nah mungkin itu aja guys cerita di hari pertama Jogja Japan Week 2015. Next kalau ada waktu luang moga-moga bisa share lagi. Yok yang belum ke JJW silahkan datang aja free entry sampai tanggal 6 September 2015 aja lho. Terima Kasih Wassalam dan Salam Budaya.










Thursday, September 3, 2015

Klenger Makan Bakso Ratu Sari

Assalamu'alaikum. Heeeyho..! Lapar..? Mau makan apa kalian hari ini? Bosan dengan nasi? Mau bakso? Bosan dengan menu bakso yang itu-itu aja? Aku punya tempat kuliner bakso yang tempatnya cantik dan lucu lho, baksonya juga bukan bakso biasa (BBB). Yuk cobain menu bakso yang unik dengan rasa yang dahsyat.
Jadi ceritanya kemarin sehabis belanja bulanan si perut keroncongan alias lapar, dan si mulut inginnya yang berkuah-kuah segar gitu, terfikirkanlah bakso (aha...cling..). Dan gak sengaja waktu online FB ada yang posting tentang bakso, baksonya guede banget. Yaudah dicari deh ke TKP langsung setelah belanja bulanan, dan akhirnya sampai juga. Apa yang terjadi ketika sampai di TKP? Ya ampuun tempatnya itu lho lucu, unik, kreatif deh pokoknya, warna-warni gitu kayak Taman Kanak-Kanak tapi justru ini yang buat aku jadi favourite. Sungguh benar-benar konsep yang baru, New concept and new atmosphere in Bakso Klenger JogjaBaru pertamanya masuk udah cuci-cuci mata ke setiap sudut ruangan, hihi (katrok). Oke ngomongin interiornya udahan dulu, sekarang langsung ke baksonya ya. 

Nah si bakso ini banyak pilihannya lho, mulai  dari Bakso Klengernya, Bakso Londo, Bakso Petir, Bakso Pecel, Bakso Ceker Ayam, dan masih ada lainnya guys. Harganya mulai dari 12.000an keatas, rasanya sudah pasti enak menurutku, sambelnya itu huhah huhah. Pelayanannya ramah banget lho, gak jutek dan murah senyum (ini yang dibutuhkan customer selain rasa). Beneran jadi tempat favourite deh ini bakso. Yuk daripada nulis panjang lebar mending langsung liat penampakannya aja.
 



Well, gimana guys? Ingin nyoba juga bakso segede itu? Pasti kenyang banget deh, tuh isinya urat dan telur, rasanya enak, santai aja makannya kalau keburu-buru bisa klenger duluan nanti (hahaha). Oke sekian dari aku ya. Oya waktu makan kemarin 01/09/2015 kebetulan dapet promo diskon 20% wah senangnyaaaa. Ini alamat lengkap TKP guys Jl. Wahid Hasyim No 296 Yogyakarta (Utara Pasar Gowok Ambarukmo).

UPDATE :
Kemarin tanggal 4/9/2015 aku balik lagi kesini guys, kali ini dateng rame-rame dan aku nyobain menu lainnya, dateng jam 8 malam dan akhirnya sampai nih warung tutup baru deh kita balik (dasar keasikan ngobrol sampe gak tau kalau udah beres2 tutup). HAHA

Terima kasih dan Wassalam.




Wednesday, September 2, 2015

Pameran Foto "NUSA BAHARI"

Assalamu'alaikum. 
Hai hai hai.. Selamat menjalani hari-harimu dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan ya. Ketemu lagi deh di Bentara Budaya Yogyakarta kali ini diadakan pameran foto bertajuk Nusa Bahari bersama Pewarta Foto Indonesia (PFI) yang akan berlangsung mulai tanggal 1 September 2015 hingga 9 September 2015. Aku disini sih sebagai penikmat pameran, belum yang bergaya bak wartawan gitu, hehe, jadi saat datang selain melihat karya-karya yang dipamerkan ya menikmati suasana musik Reggae yang menambah suasana malam pertama pameran foto menjadi semakin enak. Untuk kalian yang suka dengan pameran foto begini bisa yuk langsung merapat ke Bentara Budaya Yogyakarta, mumpung masih sampai tanggal 9 September 2015 dan jam buka 09.00 wib - 21.00 wib. Ajak teman, sahabat, keluarga kalian kesini yah, gak terbatas usianya kok dan FREE, cukup bayar parkir dan bayar souvenir kalau kamu beli. 
Dalam pameran yang diselenggarakan, foto ini mungkin kurang lebih ada sekitar 150an (gak ngitung sih) dan keren-keren deh pokoknya. Nah untuk bisa ikut pameran seperti ini aku rasa ada seleksinya dulu lho, karena kan gak sembarang foto untuk bisa dipamerkan, harus punya nilai,keunikan dan karakter tersendiri untuk bisa terpilih menjadi salah satu hasil karya yang layak dipamerkan. Banyak masyarakat yang datang di hari pertama pameran dibuka, dari yang termuda sampai yang tua juga ada, semoga dengan diadakannya pameran foto seperti ini bisa memberi inspirasi dan mengingatkan kita pada alam bahwa betapa eloknya Negeri Indonesia ini, sayang sekali jika harus dijual belikan atau harus dikorbankan demi rupiah yang tak ternilai harganya. Berikut beberapa foto sebagai oleh-oleh pameran foto Nusa Bahari. 



Mungkin tulisan yang singkat ini dapat memeberikan informasi dan inspirasi untuk kalian yang membaca dan tentunya bisa datang langsung melihat pameran foto tersebut. Terima Kasih, Wassalam dan Salam Budaya.





Tuesday, September 1, 2015

Jogja Food Fashion Festival

Assalamu'alaikum.. Hai hai..
Apa kabar kalian? Semoga selalu sehat dan dalam perlindungan-Nya. Ini post udah telat alias late post gitu, tapi gak apa-apa ya, buat sharing aja boleh dibaca boleh enggak. Dan ini juga datang pas hari terakhir event. Jogja Food Fashion Festifal ini diadakan kemarin tanggal 20-23 Agustus 2015 di Jogja Expo Center. Masuk ke dalam ya beli tiket masuk dulu ya, bayar Rp. 3000,-/person dan silahkan dinikmati berbagai macam kuliner dan jangan lupa bayar lho. hahaha, gak ada yang gratis makanannya, yang gratis ngelihatin tuh ada yang lagi pada lenggak lenggok di karpet merah.

Awalnya ingin beli tahu gejrot, eh tapi udah abis aja tahunya, kurang beruntung deh. Akhirnya setelah berkelilimg hunting mau beli kuliner apaan daaan jatuh pada pilihan pizza jepang namanya Okonomiyaki. Saat dilihat dari cara buatnya sih kayak buat martabak gitu, tapi setelah diberi topping ya mirip pizza dan setelah dimakan ternyata mirip omelet rasanya, hahaha. Tapi enaaaak, saya suka saya suka. Untuk harganya diatas 20ribuan kalau gak salah, kedai ini ada di Jl. Seturan Raya (depan Indomart Seturan 2) belakang kampus UPN dan di Jl. Timoho (depan Indomart Sapen) sebelah kampus UIN. Boleh kalian yang penasaran ingin mencoba silahkan saja datang ke alamat yang sudah ditulis ya. 







Kalian yang kemarin datang kesini juga pada beli apa?? Atau cuma mejeng aja? hehe, tapi thanks yah sudah menyempatkan diri untuk membaca walau tidak terlalu panjang berkata-kata.
Wassalam.