REVIEW - The Naked Traveler 1 Year Round The World Trip Part 1 by Trinity

Assalamu'alaikum temans. 
Syelamat malam dan semoga harimu menyenangkan. Ini ngepost soal buku racun, Ya ! Karena udah mupeng keracunan pengen seperti si mba Trinity yang tadinya adalah mba-mba kantoran kerja pagi pulang malem dan berubahlah dia menjadi seorang mba-mba yang jalan-jalan keliling dunia, aaaaak nyebelin banget kamu mba marai aku kepengen. Ini review post yang bakal aku tulis tentang hal-hal yang menurut aku kesemsem sama ceritanya mba Trinity. Oya buku ini The Naked Traveler atau biasa disingkat dg #TNTrtw menarik buat kalian baca nih para traveler yang sukaknya jalan-jalan. Apalagi buku #TNTrtw ini jalan-jalan selama 1 tahun lamanya, siapa yang gak mauuuuu coba. Dalamnya ada tips packing ala #TNTrtw juga lho. 

Foto pribadi
#TNTrtw part 1 ini berisi perjalanan mba Trinity keliling Eropa, Brasil, Cile, Peru, dan Ekuador. Yang buat aku ngakak di awal baca buku ini adalah si mba Trinity yang mencret di udara, wuaaaaaa mba pesawat lagi mabur dijatahin juga, hahaha. Ini sih demam panggungnya over sekaliii. Tapi syukurlah sampai di Doha mba Trinity bisa diobati oleh dokter klinik bandara karena pesawat mesti transit dulu sebelum tiba di Moskow. Hal yang membuat kagum adalah saat mba Trinity mengunjungi Eropa karena orang-orang disana tepat waktu gak kayak di Indonesia yang semuanya keseringan jam karet gitu. Ini merupakan ciri negara maju, ahaiii Pak Pres ayo kapan ini Indonesia bisa seperti negara-negara maju? Tapi walau bagaimanapun Aku Cinta Indonesia *ikat tali merah putih di kepala*. Trus hal yang buat aku rada pie sitik ki waktu si mba Trinity dan mba Yasmin dapet hostel yang sekamar dihuni banyak orang, aku sing bayangke kayak nginep di RS sing kelas paling bawah. Yo gakpopo mba Trinity kan namanya juga hostel murah, haha. Yang baru aku tau saat baca di halaman ke 27 itu adalah Negara Uzupis. Opo kui? Ternyata negara ini berbatasan dengan Vilnius, ibu kota Lituania yang berada di Timur Eropa. Arti kata Uzupis itu "tempat di seberang sungai" dalam bahasa Lituania. Uniknya dari negara ini adalah punya bendera yang selalu berubah-ubah warna sesuai dengan musim disana, kalau lagi musim dingin benderanya biru, kalau musim semi benderanya hijau, musim panas benderanya kuning, dan musim gugur berubah jadi merah benderanya. Wah wah ini sih negara galau, haha *peace

Machu Picchu 
Jangan nangis ya mba Trinity....Ini cerita soal visa yang ditolak, ternyata petugas loket visa di kedutaan disana jutek dan galak. Habislah salah satu mba-mba yang datang membawa berkas namun ternyata di marahin karena salah penulisan dan ada yang kurang dan bla bla yang sebelum mba Trinity maju ke loket. Persyaratan yang panjang dan ribet menurutku. Tapi yo mbuh aku gak pernah urus2 kayak begituan (la gak tau ke LN). Nah mba yang bikin mrinding disko ki pas kamu di Patagonia, ngeliat glacier di video youtubenya TheNakedTraveler maaaak keyeen ituuh, dingin banget gak? brrr.. Dan pas ngeliat video mba Trinity di Machu Picchu aih bagus tempatnya,the lost city of Incas di Negara Peru, ini adalah salah satu situs kota kuno di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut.
Ngomongin soal glacier di destinasi #TNTrtw mba Trinity ini ada lagi di Peru namanya Pastoruri. Ini adalah balok es tebal yang tampak seperti dinding putih kebiruan, disekelilingnya terlihat langit biru cerah dengan sedikit awan, pegunungan dengan puncak salju, bukit berpasir hitam dan danau dengan refleksi air berupa glacier. Dari foto yang ada di buku #TNTrtw ini bisa sedikit membayangkan gimana dinginnya es yang ada di ketinggian 5.250 mdpl pasti duingiii cekalii. Gak usah setinggi itu deh, yang di Dieng itu aja udah dingin banget kok kalau menurutku. Siap-siap pakai jaket berapa lapis ya kalau sampai disana??

Nah ini nih yang paling menarik saat membaca #TNTrtw di hari ke-209 mba Trinity udah ada di Quito (dibaca : Kito) ibu kota Republik Ekuador. Dinamakan Ekuador karena letak negaranya tepat berada di garis khatulistiwa/equator dalam bahasa Inggris dan ecuador dalam bahasa Spanyol. Di Ekuador ini terdapat sebuah tugu setinggi 30 meter tepatnya Ciudad Mitad del Mundo yang menandakan garis lintang yang dibangun tahun 1979 tapi setelah adanya GPS ternyata lokasinya meleset 240 kaki. Wah ini kan udah lama banget dibangun jadi gak mungkin di geser-geser donk. Terdapat beberapa museum, pertunjukan budaya dan toko souvenir. Dan yang uniknya ada timbangan berat badan koin untuk eksperimen. Dipercaya orang sana kalau berada di garis khatulistiwa, berat badan akan berkurang 1 kg karena gravity di khatulistiwa itu lebih rendah. Ini dibuktikan dengan mba Yasmin mencoba timbangan tersebut dan hasilnya berkurang 1 kg. Hihi keren. Adapula beberapa eksperimen yang bikin efek wow, eksperimen tentang perbedaan manusia yang tinggal di garis khatulistiwa versus di belahan bumi utara/selatan. Mau tau??? Nih salah satunya. Persis di atas garis khatulistiwa, telur ayam bisa berdiri di atas paku. Bahkan tiga telur yang ditumpuk dapat berdiri sekaligus. ahaa gimana tuh. Belom percaya sih karena belom lihat langsung, hahaha*alibinya.

Sekian dulu tulisannya yah, karena ya emang udah sampai disini aja, haha, udah malam ikan bobok. Syelamat malam, syelamat mimpi indah jalan-jalan keliling dunia, HAHAHA ...

Wassalam and bye bye...

--Sumber
https://www.youtube.com/user/TheNakedTraveler/videos
http://beautifulplacestovisit.com

Previous
Next Post »

About me

My photo

Pasti sudah tau dengan nama saya,, itu jelas bingit nangkring di profil... 
suka jalan2 men (gaya jebraw) , hunting foto plus edit2nya, suka petualang (tapi...begitulah) hobi touch2 muka alias freelance Make Up dan cuap2 alias freelance MC (tapi gak tau deh sekarang) ... yang pasti enjoy aja ma saya yes...