Nasionalisme Gak Melulu Serius Lho ?!


       Masih jaman yang namanya kudet? Ah hari gini jaman udah semakin canggih sampai ada yang namanya tongsis dan kamu masih kudet?? Oh tidak, ayok deh buka mata dan telinga lebar-lebar biar gak dibilang kudet, kuper, atau apalah itu namanya. Nah gini guys, kita ini anak bangsa Indonesia, tinggal di tanah air Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari yang putih, kuning, coklat sampai yang hitam, kita sama-sama orang Indonesia bukan? Okelah, ngomongin soal Nasionalisme pasti yang ada dalam fikiran kita adalah suatu paham untuk mempertahankan negara dengan mewujudkan konsep identitas bersama pada sebuah kelompok dan mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama. Mudahnya, dalam suatu kelompok negara yang sedang dalam keadaan diserang oleh musuh, maka kelompok tersebut secara otomatis bersatu untuk membasmi musuh yang datang sampai musuh tersebut terkalahkan.

         Tapi dalam postingan kali ini kita tidak akan membasmi musuh dan berperang ya, kita wujudkan sikap nasionalisme itu menjadi menyenangkan. Contohnya kita bisa kerja bakti di lingkungan perkampungan, biasanya hal seperti ini dilakukan jika ada suatu acara besar seperti HUT RI yang bulan Agustus 2015 ini kita rayakan bersama seluruh Indonesia. Bangga donk sebagai anak Indonesia yang sejauh ini sudah berumur 70 tahun Kemerdekaan Indonesia. Nah itu tadi kita udah bahas tentang nasionalisme, sekarang kita bahas enjoy-nya yang biasa orang bilang Jalan-jalan. Loh ini nasionalisme tapi kok jalan-jalan? Emang ada hubungannya antara jalan-jalan dengan nasionalisme? Lah iya ada donk. Siapa bilang? Ya saya yang bilanglah  mba, mas, ibu, bapak, om, tante, pakde, budhe. 

          Jadi kan gini ceritanya, saya sebagai anak Indonesia yang gak mau ketinggalan informasi, kabar berita, trend, sampai dengan event-event, saya punya cerita yang sekaligus menjadi sebuah opini tersendiri. Dari sekian banyak orang yang sudah jalan-jalan keliling ke kota manapun di Indonesia bahkan sudah sampai keliling dunia, apa mereka 100% senang? Saya rasa tidak, karena pasti ada disela-sela saat berjalan-jalan mengalami hal buruk walau tak buruk-buruk sangat. Tapi yaaah beruntunglah kalian yang sudah pernah jalan-jalan keliling dunia sekalipun. Jujur saya sebenarnya iri lho, serius.. Gimana enggak? Ada orang yang hidupnya jalan-jalan terus, berpindah dari satu kota ke kota lain, dari satu negara ke negara lain, eh tapi gak iri-iri bangetlah. Nah lanjut ceritanya, di bulan Agustus 2015 ini saya sering keluar untuk sekedar makan atau memang pas ada event dan gak mau ketinggalan untuk mengabadikannya ke dalam sebuah gambar dan tulisan. Entah itu jalan ke kedai yang baru di Jogja, ke sebuah pameran seni rupa (08/08/2015), ke sebuah tempat kuliner, ke concert seni gamelan (14/08/2015), ke Jogja Percussion Festival (20/08/2015), ke Festival Kesenian Jogja (yang sedang berlangsung hingga 5/092015) bahkan sampai ikut berpartisipasi dalam acara workshop Raung Jagat hingga perform (25/08/2015), ke Jogja Food Festival (22/08/2015) dan rencana ingin juga ke event Pasar Kangen Jogja (25-30/08/2015), Jogja Japan Week (3-6/09/2015). Selain kita memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70 th, dari semua yang saya sebutkan tadi adalah pendapat pribadi sebagai sikap Nasionalisme yang gak melulu serius guys. Setuju gak? Kan pas banget di bulan Agustus 2015 ini Jogja yang Istimewa banyak banget event-event bertebaran dan kalian bisa secara gratis menikmati event tersebut dan itu sudah menjadi bagian dari jalan-jalan nasionalisme dan juga Cinta Tanah Air Indonesia kan? Kalau untuk jalan-jalan ke destinasi wisata di luar kan bisa kapan saja, tapi untuk jalan-jalan di moment nasionalisme seperti ini kapan lagi??? 

              Yuk kita bisa eksplor lagi jalan-jalan ke tempat yang unik, kreatif dan bisa menginspirasi kita menjadi lebih baik dan siapa tau bisa ikut mewujudkan suatu karya yang bagus untuk Indonesia. Ini ada oleh-oleh dari hasil jalan-jalan nasionalisme kemarin guys. Jika kalian ada mengikuti salah satunya "wah selamat kamu ternyata juga cinta dengan keberagaman event Jogja".
Pawai Pembukaan FKY 27

Saat di Pameran "Di Balik Kelambu" di BBY

Ikut berpartisipasi dalam Raung Jagat 
Jogja Percussion Festival
Nah udah tau kan kalau jalan-jalan nasionalisme gaya saya seperti tulisan diatas. Bagaimana dengan jalan-jalan nasionalisme kalian? Semoga bisa menjadi inspirasi dan pengalaman baru ya. Terima Kasih.

"Tulisan ini disertakan dalam lomba "Jalan-jalan Nasionalisme" yang diadakan Travel On Wego Indonesia." (wego.co.id)
Previous
Next Post »

About me

My photo

Pasti sudah tau dengan nama saya,, itu jelas bingit nangkring di profil... 
suka jalan2 men (gaya jebraw) , hunting foto plus edit2nya, suka petualang (tapi...begitulah) hobi touch2 muka alias freelance Make Up dan cuap2 alias freelance MC (tapi gak tau deh sekarang) ... yang pasti enjoy aja ma saya yes...